IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, AS Diminta Penuhi Syarat Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga Amerika Serikat menghentikan blokade dan memenuhi tuntapan dalam nota kesepahaman (MoU). Juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, menyatakan Iran masih mengendalikan jalur perairan strategis tersebut dan tidak ada kapal perang musuh di Teluk Persia. Seluruh kapal perang mundur minimal 400 kilometer dari Selat Hormuz, sehingga tidak ada kapal yang dapat melintasi tanpa izin Iran. Iran telah berunding dengan Oman selama sebulan terakhir mengenai pengaturan wilayah perairan dan pembagian pendapatan pelayaran, mencapai kesepakatan batas wilayah perairan masing-masing. Namun, Iran menilai AS sebagai hambatan utama dan menuntut Washington kembali pada kerangka MoU yang telah disepakati. Jika AS tidak menerima syarat Iran, Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.00
Selat Hormuz Tak Akan Dibuka Jika AS Tak Menerima Syarat Iran
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 04.00
IRGC Sebut Iran-Oman Capai Kesepakatan Soal Selat Hormuz
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 15.00
Iran Tepis Klaim Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Berita terkait
IRGC Sebut Selat Hormuz Tak Dibuka Sampai AS Penuhi Syarat: Ini Medan Perang
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.29
Presiden Trump Sebut Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 10.00
Harga Minyak Hari Ini Turun 3% Imbas AS Pilih Terapkan Sanksi Ekonomi ke Iran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.18
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00