Ironis! Banjir Mematikan Nepal Tak Ada Otoritas yang Memprediksi Tanda-Tanda Sebelum Kejadian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di Nepal yang menewaskan ratusan orang dipicu oleh longsor raksasa di Himalaya, diikuti pencairan es gletser. Longsor pertama diperkirakan menghasilkan energi setara gempa magnitudo 5,2, dengan volume air mencapai 40-49 meter dan kecepatan 71 km/jam. Ahli geofisika Göran Ekström menyatakan pemanasan global mempercepat pencairan es, membuat longsor di kawasan ini lebih sering. Meski adanya 47 danau glasial berpotensi berbahaya di wilayah tersebut, belum ada sistem prakiraan awal yang berhasil memprediksi insiden ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53
Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang Usai Banjir Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.00
Air Bah Raksasa yang Menggulung Nepal Diduga Setinggi 40 Meter
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.31
Seluk-Beluk Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.55
Sistem Peringatan Dini Kirim 600.000 Pesan ke HP Warga Nepal
Berita terkait
Ancaman Banjir Susulan di Nepal: Danau Gletser Meluap, 469 Tewas dan 1.000 Hilang
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 18.40
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21
Gambaran Kronologi Banjir Nepal: Es Raksasa Jatuh Bikin "Gempa" M5,2
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.45
Update Banjir Bandang Nepal: Peringatan Baru, 2 Danau Terancam Jebol
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 06.05