Israel Siapkan Serangan Lagi ke Iran, Netanyahu Disebut Tak Bisa Bergantung pada AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mayor Jenderal Uzi Dayan, perwira cadangan Israel yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa Israel sedang mempersiapkan kemungkinan serangan militer ke Iran. Dayan menilai bahwa Israel tidak dapat sepenuhnya mengandalkan dukungan Amerika Serikat (AS) dalam menghadapi ancaman dari Iran, sehingga perlu mempertahankan kebebasan bertindak secara mandiri. Menurutnya, Israel sedang berjuang mempertahankan eksistensinya dan harus memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan militer tanpa menunggu persetujuan pihak lain. Pernyataannya muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran pasca tenggat waktu negosiasi damai pada 17 Agustus, dengan kedua belah pihak saling mengancam untuk memperluas konflik. AS dilaporkan menargetkan Oman, sementara Iran mempertimbangkan perluasan target hingga ke kawasan Eropa. Dayan sebelumnya pernah menduduki posisi senior dalam bidang keamanan dan militer Israel, sehingga komentarnya memiliki bobot politik dan militer yang signifikan. Perdebatan di dalam negeri Israel semakin memanas mengenai kemungkinan bertindak tanpa menunggu langkah AS, terutama jika Washington dinilai tidak mengambil tindakan yang cukup tegas terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 21.33
Iran Ancam Serang Target Militer AS di Eropa jika Perang Memanas
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.39
Iran Pertimbangkan Serang Aset Militer AS di Eropa Jika Trump Picu Eskalasi
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 06.10
Iran Ancam ke Negara Arab Teluk, Beri Ultimatum Keras Bila Lakukan Ini
Berita terkait
Iran Makin Berani, Bakal Bergerak ke Eropa Incar Aset AS
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 23.01
Iran Ancam Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.28
Sekjen PBB Desak AS dan Iran Segera Lanjutkan Negosiasi Damai
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.53
Iran Bantah Klaim Trump: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Kami!
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.41