Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi berat terhadap negara yang membantu Iran, sebagaimana dinyatakan melalui akun Truth Social-nya pada 20 Agustus 2026. Ancaman ini muncul sebagai bagian dari upaya Washington untuk mengakhiri konflik pasca-serangan militer AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Trump menjanjikan 'peperangan ekonomi dan isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya', meskipun tidak merinci bentuk sanksi atau negara sasaran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menanggapi dengan menyebut kebijakan AS sebagai kegagalan berulang dan menuduh Washington melakukan 'terorisme ekonomi'. Konflik ini telah menewaskan ribuan orang dan mengganggu pasar global, khususnya melalui ancaman terhadap Selat Hormuz, jalur kritis bagi perdagangan minyak dunia. Gencatan senjata yang disepakati pada April dan Juni 2026 gagal bertahan, sementara Israel sebagian besar telah menarik pasukannya. Uni Emirat Arab baru-baru ini menghentikan seluruh transaksi dengan Iran setelah mendeteksi peluncuran rudal yang ditolak Iran. Di sisi lain, Cina terus menjadi pembeli utama minyak Iran, menyulitkan upaya AS untuk memperluas tekanan ekonomi. Trump juga menyatakan tujuannya untuk memblokir program uranium tinggi Iran dan mencapai kesepakatan nuklir baru, meskipun Tehran menegaskan komitmennya pada penggunaan nuklai untuk tujuan damai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.45
Trump Ancam Negara yang Bantu Iran, Seberapa Ampuh Sanksi AS?
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
Berita terkait
Presiden Iran Tantang Trump di PBB: Kami Tak Akan Pernah Bertekuk Lutut!
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 08.39
Trump Kian Kalap "Gunduli" Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat?
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 22.00
AS Kembali Serang Iran, Trump Ancam Balas Lebih Keras jika Diserang Balik
kumparan · 2 September 2026 pukul 03.28
Trump Ngamuk! Deklarasikan Iran Sudah "Mati"
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.30