Jangan Biarkan Nganggur! Asbanda Dorong Dana Pemerintah di BPD jadi Multiplier Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) meminta agar dana pemerintah ditujukan ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk memperkuat intermediasi sektor produktif seperti UMKM, pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur daerah. Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo, menyatakan dana pemerintah harus menjadi 'multiplier' pertumbuhan ekonomi daerah, bukan hanya likuiditas. Hingga Juni 2026, 27 BPD memiliki aset Rp1.043 triliun, kredit Rp673 triliun, dan DPK Rp770 triliun. BPD dianggap sehat secara fundamental, namun perlu diwaspadai cost of fund yang meningkat akibat tekanan sumber pendanaan. Penempatan dana pemerintah harus memperhatikan siklus fiskal daerah dan transfer ke daerah untuk menjaga ketahanan ekosistem keuangan daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.45
Tabungan Simpeda BPD Tembus Rp 74,86 Triliun
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 12.25
Asbanda ungkap tabungan Simpeda capai Rp74,86 triliun per Juni 2026
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.34
Asbanda: Simpeda Harus Makin Digital dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.41
Aset Bank Daerah Tercatat Tembus Rp 1.043 Triliun
Berita terkait
Saldo Simpeda Capai Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Penguatan Layanan Digital
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.35
Asbanda dorong kuatkan peran BPD jadi pilar pembangunan ekonomi daerah
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 14.17
Asbanda: Penguatan BPD Penting untuk Menjaga Ketahanan Ekonomi Daerah
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Level Playing Field
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 10.58