Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Level Playing Field
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) meminta level playing field bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam program pemerintah, bukan proteksi kompetif. Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo, menyatakan BPD harus siap bersaing melalui kualitas layanan, digitalisasi, dan tata kelola. Pada seminar di Bengkulu, ia menekankan pentingnya likuiditas BPD sebagai kapasitas pembangunan daerah. Hingga Juni 2026, 27 BPD memiliki aset Rp1.043 triliun dengan kredit Rp673 triliun. BPD tidak hanya intermediasi, tetapi juga mengelola ekosistem keuangan daerah serta membiayai UMKM, infrastruktur, dan sektor pendukung. Asbanda mendorong agar dana pemerintah menjadi multiplier ekonomi dan menekankan transformasi digital, cybersecurity, serta perkuat CASA. Dengan arik lebih dari Rp1.000 triliun, BPD diminta menjadi Regional Development Bank yang sehat, digital, dan kompetitif untuk mendoksori stabilitas sistem keuangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
Asbanda: Penguatan BPD Penting untuk Menjaga Ketahanan Ekonomi Daerah
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.34
Asbanda: Simpeda Harus Makin Digital dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.07
Jangan Biarkan Nganggur! Asbanda Dorong Dana Pemerintah di BPD jadi Multiplier Ekonomi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.41
Aset Bank Daerah Tercatat Tembus Rp 1.043 Triliun
Berita terkait
OJK Buka Suara soal Isu Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Bank BUMN
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.25
Saldo Simpeda Capai Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Penguatan Layanan Digital
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.35
Tabungan Simpeda BPD Tembus Rp 74,86 Triliun
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.45
Asbanda ungkap tabungan Simpeda capai Rp74,86 triliun per Juni 2026
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 12.25