Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Level Playing Field
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) meminta level playing field bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam program pemerintah, bukan proteksi kompetif. Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo, menyatakan BPD harus siap bersaing melalui kualitas layanan, digitalisasi, dan tata kelola. Pada seminar di Bengkulu, ia menekankan pentingnya likuiditas BPD sebagai kapasitas pembangunan daerah. Hingga Juni 2026, 27 BPD memiliki aset Rp1.043 triliun dengan kredit Rp673 triliun. BPD tidak hanya intermediasi, tetapi juga mengelola ekosistem keuangan daerah serta membiayai UMKM, infrastruktur, dan sektor pendukung. Asbanda mendorong agar dana pemerintah menjadi multiplier ekonomi dan menekankan transformasi digital, cybersecurity, serta perkuat CASA. Dengan arik lebih dari Rp1.000 triliun, BPD diminta menjadi Regional Development Bank yang sehat, digital, dan kompetitif untuk mendoksori stabilitas sistem keuangan nasional.
Bagikan
Berita terkait
Lintasarta Gandeng ASBANDA Perkuat Transformasi Digital Bank Daerah
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.40
Lintasarta dan Asbanda Dorong Akselerasi Digital BPD Berbasis AI
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
Dorong Sinergi BPD dan BPR dengan Mitigasi Risiko Ketat, Ketum Asbanda Beri Penjelasan
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.10
Bos BPD Ungkap Peluang Sinergi dengan BPR dan BPRS
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.12