Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,31% menutup perdagangan hari ini di level Rp17.585 per US$, setelah melemah hingga Rp17.620 dan menguat 35 poin menjelang akhir perdagangan. Meski melemah hari ini, rupiah menguat 0,26% dalam seminggu dari Rp17.630 pada Jumat lalu. Tekanan rupiah dipicu oleh penguatan indeks dolar AS (DXY) ke 99,096, menjelang kekhawatiran gangguan pasokan energi Timur Tengah dan kenaikan harga minyak Brent ke US$108,96 per barel. Data inflasi produsen AS Agustus 0,4% naik, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin dengan probabilitas 71,3% pada pertemuan FOMC 15-16 September. Harga minyak melanjutkan kenaikan enam hari berturut-turut, meningkatkan peluang pengetatan suku bunga AS dan menekan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.54
Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS akibat Lonjakan PPI Amerika Serikat
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 07.30
Harga Emas Hari Ini Melesat Terdorong Aksi Beli
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 14.12
Harga Emas Hari Ini Tergelincir Setelah Rilis Data Ekonomi AS
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.03
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.04
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.07
Mayoritas Mata Uang Kawasan Membaik, Rupiah Diperkirakan Menguat
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 11.41