Jepang dan AS Kompak Selamatkan Yen, Intervensi Bersama dalam 15 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313798/original/021402000_1785682040-AP26212040734263.jpg)
Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat dilaporkan telah melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk menopang nilai tukar yen yang sempat terpuruk ke level terlemah terhadap dolar AS sejak 1986. Jika dikonfirmasi, ini menjadi intervensi bersama pertama kedua negara sejak 2011. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama dijadwalkan menyampaikan pengumuman tersebut pada 3 Agustus 2026.
Data Bank of Japan mengindikasikan Tokyo menggelontorkan dana hingga US$ 58,97 miliar untuk membeli yen. Intervensi dilakukan menjelang keputusan BOJ mempertahankan kebijakan moneter, meski memberi sinyal peluang kenaikan suku bunga. Pelemahan yen selama ini dipicu selisih kebijakan moneter antara BOJ yang masih longgar dan Federal Reserve yang lebih hawkish. Kerja sama ini juga bertujuan mencegah gejolak pasar obligasi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 15.40
AS Turun Tangan Selamatkan Yen Jepang, Ada Ancaman Besar Apa?
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 12.20
AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai
Berita terkait
Intervensi AS-Jepang Mulai Kehabisan Tenaga, Yen Kembali Lesu
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.15
Yen Tiba-Tiba Melonjak, Pasar Bersiap Hadapi Intervensi Lanjutan
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.32
Nilai Tukar Yen Terpuruk, AS Dikabarkan Turun Tangan Borong Mata Uang Jepang
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 21.50
Ditinggal Perry Warjiyo, Begini Strategi Baru BI Jaga Stabilitas Rupiah
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 08.27