Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Jokowi Dinilai Paling Siap Hadapi 2029

Mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebuah langkah yang dinilai pengamat politik Hendri Satrio sebagai manuver strategis untuk memulai persaingan politik lebih awal menuju Pemilu 2029. Hendri menilai langkah ini bukan sekadar pengumuman keanggotaan, tetapi sinyal dimulainya kompetisi politik yang lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebelumnya, banyak pihak mengira suhu politik baru akan mencair pada pertengahan hingga akhir 2027, namun Jokowi mendorong jadwal ke tahun 2026. Menurut Hendri, kekuatan logistik politik Jokowi menjadi modal penting karena ia sudah siap dibandingkan dengan tokoh lain. Dengan mesin partai yang mulai bergerak lebih awal, kekuatan politik lain dinilai perlu segera menyiapkan strategi masing-masing.

Selain faktor logistik, Hendri menyoroti pengalaman Jokowi selama lebih dari satu dekade di pusat kekuasaan. Pengalamannya membuatnya memahami peta kekuatan dan pola permainan berbagai partii politik di Indonesia. Hendri menegaskan bahwa tidak ada kekuatan politik di Indonesia yang belum pernah berkoalisi dengan Jokowi. Semua partai, termasuk Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Demokrat, hingga PKB, pernah berada dalam lingkaran Jokowi. Hal ini menjadikan Jokowi sebagai tokoh sentral yang dipahami cara mainnya.

Deklarasi keanggotaan Jokowi sebagai anggota PSI juga dinilai sebagai sinyal bahwa pengaruhnya masih menjadi faktor penting dalam dinamika politik nasional. Langkah ini menempatkan respons para elite politik dalam konteks persiapan menuju Pemilu 2029. Dengan demikian, persaingan politik berpotensi mulai bergerak lebih awal seiring munculnya langkah-langkah strategis dari sejumlah kekuatan politik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait