Jurus Supaya Kuota LPG 3 Kg Tak Jebol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4532016/original/017298300_1691580532-Konsumen_resmi_lpg_3_kg-ANGGA_8.jpg)
Kementerian ESDM memperkirakan penyaluran LPG 3 kg subsidi akan melebihi kuota 8 juta ton dalam APBN 2026, dengan proyeksi tembus 8,7 juta ton jika tidak ada pembatasan. Pemerintah sedang memperkuat basis data penerima LPG 3 kg agar subsidi lebih tepat sasaran. Sejak Maret 2023, pemerintah telah melakukan pendataan pengguna LPG 3 kg dan berkoordinasi dengan Dukcapil untuk memastikan hanya warga yang berhak yang mendapatkan subsidi. Upaya ini termasuk penguatan data dan potensi pembatasan penggunaan berdasarkan kelas ekonomi masyarakat. Kementerian juga menjamin stok LPG 3 kg tetap aman meski konsumsi terus meningkat, sambil menegaskan bahwa penambahan kuota saja bukan solusi permanen untuk masalah subsidi energi. Pemerintah berencana mengeluarkan aturan baru untuk mengatur penggunaan LPG 3 kg agar lebih terkontrol. Ekonom BCA David Sumual mendukung langkah ini dan menyarankan subsidi diberikan lebih terarah kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, serta memperkuat sistem digitalisasi data penerima subsidi.
Bagikan
Berita terkait
Kuota LPG 3 Kg Diprediksi Jebol, Ini Langkah Baru Kementerian ESDM
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.20
Siap-Siap Pemerintah Ubah Skema Penyaluran Subsidi LPG 3 Kg di 2027
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 15.20
Konsumsi LPG 3 Kg di 2026 Diramal Lampaui Kuota-Tembus 8,7 Juta Ton
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.20
Tak Cuma BBM, Penyaluran LPG 3 Kg Mau Diperketat Sesuai Desil
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.24