Jutawan di Inggris Menyusut ke Level Terendah Sejak 2008
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4026692/original/020940600_1652928706-Inflasi_Inggris_Melonjak_ke_Puncak_dalam_40_Tahun-AP_1.jpg)
Jumlah jutawan di Inggris menyusut 7% menjadi 442.000 orang pada tahun lalu, level terendah sejak 2008. Penurunan ini diduga akibat harga aset anjlok, banyak individu ber kekayaan bersih tinggi (HNWI) meninggalkan Inggris, dan tingkat tabungan rumah tangga yang rendah. Angka tersebut diungkap oleh Adam Smith Institute (ASI) berdasarkan data Kantor Statistik Nasional dengan penyesuaian inflasi dan nilai tukar menggunakan harga konstan 2025. Definisi jutawan mencakup total aset di atas 1 juta poundsterling, meliputi properti, aset berwujud lain, saham, investasi, dana pensiun, dan tabungan.\n\nASI yang condong ke kanan menilai Inggris harus lebih menarik bagi HNWI. Mereka mengusulkan penghapusan pajak warisan, penghapusan bertahap pajak keuntungan modal, dan reformasi pajak bagi warga asing yang tidak berdomisili di Inggris. Penerimaan pajak warisan Inggris tercatat 7,2 miliar poundsterling pada 2023-2024, naik menjadi 8,5 miliar poundsterling pada 2025-2026, dan diprediksi melampaui 14,5 miliar poundsterling pada 2030-2031. ASI juga menyebut pajak kekayaan keliru dan mengutip kegagalan kebijakan serupa di Prancis, Swedia, dan Belanda.\n\nWakil Menteri Bidang Bisnis dan Perdagangan Andrew Griffith menyebut kemerosotan jutawan sebagai tanda memalukan karena mereka berkontribusi pada pajak dan lapangan kerja. Ekonom ASI Mitchell Palmer menilai setiap jutawan yang pergi mengurangi pendapatan bisnis, memper sempit koneksi internasional, dan melemahkan jiwa wirausaha. Namun, laporan ini tidak memuat komentar dari mantan Menteri Urusan Bisnis Jonathan Reynolds maupun Peter Kyle.
Bagikan
Berita terkait
Airlangga Ungkap Pajak Perhiasan Bakal Berubah, Ini Bocorannya
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.30
Pemerintah Perluas Insentif PPh 21 Bagi Pekerja Gaji di Bawah Rp10 Juta di 2027
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.23
Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp 10 Juta Tak lagi Kena PPh 21, Pemerintah juga Kaji Revisi PTKP
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
Pemerintah Lanjutkan Program Magang Vokasi dan PPh Pasal 21 untuk Pekerja Pada 2027
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.43