Kabinet Bayangan Untungkan Anies Baswedan? Ini Responsnya Soal jadi 'Presiden Bayangan'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan calon presiden Anies Baswedan mendukung kemunculan kabinet bayangan yang dipimpin pakar dan tokoh masyarakat sipil. Ia menilai struktur informal ini dapat menjaga iklim demokrasi serta memberikan kritik terarah terhadap kebijakan pemerintah. Anies menekankan bahwa pembagian peran berdasarkan portofolio memudahkan publik mencari pandangan ahli saat kebijakan diumumkan, seperti Sofwan Albana untuk isu luar negeri. Kabinet bayangan juga menjadi wadah alternatif bagi masyarakat yang tidak langsung berhubungan dengan pembuat kebijakan, sekaligus mengubah kritik umum menjadi diskusi kebijakan yang terstruktur. Terkait rumor dirinya sebagai 'presiden bayangan', Anies membantah dan menekankan inisiatif ini bersifat dinamika demokrasi, bukan jabatan formal.
Bagikan
Berita terkait
Soroti Vonis Ringan Peganiaya Andrie Yunus, TAUD: Proses Peradilan Bermasalah
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 10.54
Mengancam Demokrasi dan Negara Hukum, Ekspansi Militer ke Ranah Sipil Harus Disetop
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 16.37
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Peran Polri dalam Aksi 27 Agustus 2026
JawaPos · 2 September 2026 pukul 23.30
Ujung Tombak Demokrasi, Pendekatan Polri Dapat Apresiasi atas Pengamanan Aksi 27 Agustus
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.15