Kabinet Bayangan Untungkan Anies Baswedan? Ini Responsnya Soal jadi 'Presiden Bayangan'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan calon presiden Anies Baswedan mendukung kemunculan kabinet bayangan yang dipimpin pakar dan tokoh masyarakat sipil. Ia menilai struktur informal ini dapat menjaga iklim demokrasi serta memberikan kritik terarah terhadap kebijakan pemerintah. Anies menekankan bahwa pembagian peran berdasarkan portofolio memudahkan publik mencari pandangan ahli saat kebijakan diumumkan, seperti Sofwan Albana untuk isu luar negeri. Kabinet bayangan juga menjadi wadah alternatif bagi masyarakat yang tidak langsung berhubungan dengan pembuat kebijakan, sekaligus mengubah kritik umum menjadi diskusi kebijakan yang terstruktur. Terkait rumor dirinya sebagai 'presiden bayangan', Anies membantah dan menekankan inisiatif ini bersifat dinamika demokrasi, bukan jabatan formal.
Bagikan
Berita terkait
Masyarakat Sipil Keluhkan Akses untuk Bertemu Wakil Rakyat: Harus Melewati 5 Layered Security Check
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.46
Demokrasi Memberi Ruang Kritik, Pemerintah Prabowo Memilih Dialog, Kinerja, dan Stabilitas Nasional
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.44
Kabinet Bayangan Bisa Jadi Wadah Riset dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.04
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Ingatkan Jangan Tersusupi Agenda Kepentingan Politik Tertentu
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.44