Kadin Minta Sarmuji Selektif Bendung Impor, Industri Lokal Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji untuk menerapkan pengendalian impor secara selektif guna melindungi industri lokal yang sudah mampu memproduksi. Dalam pernyataannya, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Saleh Husin menekankan bahwa perlindungan industri dalam negeri harus terukur, selektif, dan didasarkan pada data. Impor hanya boleh dikendalikan pada produk yang sebenarnya sudah dapat dipenuhi oleh produsen domestik, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Saleh menegaskan bahwa tidak semua sektor dapat sepenuhnya mengurangi ketergantungan pada impor, terutama untuk bahan baku dan barang modal yang belum tersedia secara lokal. Oleh karena itu, pengaturan impor perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu pasokan produksi industri nasional. Kadin juga menyoroti pentingnya meningkatkan kapasitas produksi nasional dan menciptakan lingkungan investasi yang kondusif agar kebijatan perlindungan impor dapat efektif dan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 10.49
Pengusaha Minta Proteksi: Jangan Impor Barang yang Bisa Diproduksi Sendiri
Berita terkait
Shell Jadikan Indonesia Basis Produksi Grease, Kapasitas 12.000 Ton Setahun
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 16.32
Chandra Asri Investasi US$800 Juta, Bidik Penghematan Impor Bahan Kimia Rp4,9 Triliun
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.15
Siap-Siap! Tambak Garam Raksasa RI di NTT Panen Perdana November 2026
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.40
Video: Langkah Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan 280 Juta Penduduk RI
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.50