KAI Bantah Tutup Stasiun Karet, Simak Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9339949/original/068411100_1788436545-0L5A7564.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar diskusi terkait peningkatan mobilitas dan integrasi transportasi di Stasiun BNI City, Jakarta, pada Jumat (4/9/2026). Fokus utama pembahasan adalah penanganan peningkatan volume penumpang harian, termasuk di Stasiun Karet. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pertumbuhan pelanggan menjadi acuan utama untuk evaluasi infrastruktur dan sarana pendukung. Peron di Stasiun Karet yang pendek dan dekat dengan perlintasan sebidang menjadi fokus investasi selama dua tahun terakhir untuk mendukung KRL formasi 12 kereta (SF12), termasuk penambahan kapasitas listrik di Jalur Hijau (Greenline). KAI juga sedang memperbaiki layanan naik-turun penumpang KRL dan mengintegrasikan peron untuk meningkatkan keamanan, sejalan dengan pertumbuhan volume pelanggan. Pengembangan integrasi Stasiun Karet sebagai titik angkutan urban masih berlanjut, dengan rencana pengembangan tata ruang, peremajaan area stasiun, penataan lokasi ojek, dan kesiapan integrasi antarmoda. Terkait isu penutupan Stasiun Karet yang beredar, Anne menegaskan bahwa stasiun tidak ditutup secara permanen, melainkan hanya ditutup sementara untuk pengerjaan proyek integrasi. "Selama 81 tahun KAI berdiri, belum pernah ada penutupan stasiun," tegasnya. Stasiun Karet saat ini sedang melakukan pekerjaan fisik, sehingga pelayanannya ditutup sementara. Setiap stasiun KAI memiliki beragam fungsi, mulai dari angkutan penumpang hingga barang, dan langkah perbaikan ini didasarkan pada masukan berbagai pihak serta telah melalui kajian matang. Pascapengembangan, Stasiun Karet akan tetap berfungsi melayani perjalanan kereta dengan kualitas layanan yang lebih aman dan nyaman.
Bagikan
Berita terkait
RSUD Kota Bogor bidik pembiayaan non-APBD lewat WJIC 2026
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 23.28
Hari Pelanggan Nasional, Mega Syariah Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis
Detik.com · 4 September 2026 pukul 23.08
Perdagangan Timah di JFX Capai Rp 4,06 Triliun Sepanjang Agustus 2026
JawaPos · 4 September 2026 pukul 23.00
Naik Turun KRL di BNI City, Penataan Stasiun Karet Makan Waktu 7 Bulan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 22.45