KAI Revitalisasi 120 Cagar Budaya, Stasiun Kota hingga Bogor Dipugar Tahun Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5395097/original/060455300_1761653711-IMG_20251025_142032.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini mengelola sekitar 600 aset berstatus cagar budaya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 bangunan menjadi target revitalisasi pada tahun 2026. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan hal tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto saat peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang.
Beberapa stasiun besar di Jabodetabek menjadi prioritas pemugaran tahun ini, antara lain Stasiun Tanjung Priuk, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Bogor. Proses revitalisasi bertujuan mengembalikan fasad bangunan sesuai tampilan asli sejarahnya. Untuk Stasiun Semarang Tawang yang berusia 112 tahun, proses pemugaran memakan waktu 330 hari dan melibatkan restorasi detail berdasarkan arsip foto zaman Belanda, termasuk lampu dan ornamen asli.
KAI membagi proses revitalisasi dalam dua tahap: tahap pertama pada fasad depan termasuk hall utama, kemudian sisi barat dan timur dikembalikan ke bentuk semula. Langkah ini merupakan komitmen KAI dalam menjaga kelestarian aset cagar budaya nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 07.30
Inggris Lirik Proyek Kereta di RI
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 09.00
Muncul Rencana Baru Tol Terpanjang RI Bandung Tembus Yogyakarta
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 18.58
IIF Perluas Bisnis Pembiayaan dan Advisory di Semester I 2026
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 21.47
Menbud Fadli Zon Bakal Bangun Museum Film Pertama RI di Kota Tua
Berita terkait
Dunia Berlomba Bangun Data Center, Kapasitas RI Bakal Capai 1,5 GW
kumparan · 30 September 2026 pukul 04.00
Laju AI Mau Direm, Indonesia Berpeluang Kejar Ketertinggalan
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.30
Jaga Warisan Budaya, Kemenbud Canangkan Revitalisasi Keraton Surakarta
Detik.com · 24 September 2026 pukul 07.48
Dua Perusahaan Indonesia Masuk 10 Besar Lifting Asia Tenggara 2026
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.07