Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Kalbe Farma Bidik Kontribusi Ekspor Double Digit Tahun Ini

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menghadapi tantangan penurunan laba kotor dan margin akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang meningkatkan biaya bahan baku impor. Untuk mengatasinya, perusahaan menargetkan pertumbuhan ekspor double digit sebagai natural hedging. Saat ini, kontribusi ekspor terhadap total penjualan mencapai 7%, dengan fokus utama pada pasar regional Asia Tenggara.

Selain ekspansi ekspor, KLBF memperkuat produksi bahan baku obat lokal melalui investasi bertahap dan joint venture dengan perusahaan China. Strategi lain mencakup penyesuaian harga produk konsumen secara selektif dan peninjauan ulang anggaran belanja modal (capex) tahun 2026 untuk menjaga stabilitas margin.

Pada semester I 2026, KLBF mencatat penjualan Rp 19,47 triliun, tumbuh 14,04% (yoy). Namun, pertumbuhan ini dibarengi kenaikan beban pokok penjualan sebesar 20,71% menjadi Rp 12,16 triliun serta peningkatan beban penjualan menjadi Rp 3,85 triliun, yang berdampak pada tekanan laba bersih perusahaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait