KLBF Rem Investasi, Capex Rp1 Triliun 2026 Kembali Dikaji
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengevaluasi kembali rencana belanja modal (capex) tahun 2026 yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1 triliun. Langkah ini diambil karena ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok global yang berdampak pada ketersediaan bahan baku serta kemasan. Perusahaan kini memprioritaskan modal kerja untuk menjaga kelancaran operasional di tengah kenaikan biaya produksi.
Secara finansial, KLBF mencatat pertumbuhan penjualan neto sebesar 14,06% menjadi Rp19,47 triliun pada semester I 2026. Namun, laba periode berjalan turun 2,48% menjadi Rp1,97 triliun akibat kenaikan beban pokok penjualan sebesar 20,75%. Untuk mengatasi tekanan margin dan ketergantungan impor, KLBF menerapkan strategi efisiensi, penyesuaian harga selektif, serta peningkatan penggunaan bahan baku lokal melalui pengembangan TKDN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.21
Kalbe Farma Bidik Kontribusi Ekspor Double Digit Tahun Ini
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 10.03
Harga Emas Antam 11 September 2026 Anjlok Rp 25.000, Cek Rincian di Sini
kumparan · 11 September 2026 pukul 09.16
Harga Emas Antam Merosot Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,6 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,57 Juta
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.15
Laba TINS Terbang 805% Jadi Rp2,71 T, Manajemen Ungkap Rahasianya
Berita terkait
Malaysia Kebanjiran Duit Konglomerat China
Detik.com · 11 September 2026 pukul 06.25
IHSG Diramal Tersenyum Jelang Akhir Pekan
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.13
Rosan Sebut Integrasi Izin Pekerja Asing Beri Kepastian ke Investor
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 04.45
Antam Siap Cetak 30 Juta Ton Emas per Tahun di Gresik Mulai 2028
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 19.58