Kalteng Kaya Batu Bara Tapi Krisis Listrik, DPR Minta UID PLN Dipisah dari Kalsel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, mendesak Kementerian ESDM memisahkan Unit Induk Distribusi (UID) PLN Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan. Langkah ini bertujuan meningkatkan keandalan listrik di Kalteng yang selama ini bergantung pada pasokan provinsi lain, meskipun wilayah tersebut merupakan salah satu penghasil batu bara terbesar di Indonesia.
Krisis listrik di Kalteng ditandai dengan pemadaman bergilir sejak Juli hingga September 2026, terutama di Palangka Raya, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur. PLN menyatakan pemadaman terjadi akibat gangguan teknis dan pemeliharaan darurat pada empat unit pembangkit utama sistem interkoneksi Kalselteng-Kaltim untuk mencegah total blackout. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan akan membahas usulan pemisahan UID ini bersama PLN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.23
El Nino Ganggu PLTA di Sulsel, ESDM Siapkan Pembangkit Pengganti
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01
ESDM Ungkap Alasan Belum Terbitkan Persetujuan RKAB Bayan
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.01
Bahlil: Dirjen Minerba Sekarang Merangkap Jadi VP Pengadaan Batu Bara
Berita terkait
RKAB Dipangkas, ESDM Pamer Setoran ke Negara Melejit!
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.20
Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.17
423,71 Juta Ton Batu Bara Dikeruk Hingga Juli 2026
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.39
Resmi! Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN, Berlaku September 2026
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.45