Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan permintaan batu bara global akan mengalami penurunan tipis dalam lima tahun ke depan, didorong oleh peningkatan penggunaan energi terbarukan. Direktur Jenderat Mineral dan Batu Bara, Tri Winarno, menyatakan bahwa meskipun tren global melemah, India dan Asia Tenggara masih menyumbang pertumbuhan bagi batu bara hingga 2027. Ekspor batu bara Indonesia pada 2025 mencapai 390,93 juta ton dengan nilai US$24,48 miliar, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. China dan India tetap menjadi pasar utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.45
RKAB Dipangkas, Produksi Batu Bara RI Turun 8 Juta Ton/Bulan di 2026
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.10
RI Sudah Produksi 423 Juta Ton Batu Bara Sampai Juli 2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 12.20
ESDM Catat Distribusi Biodiesel 10,69 Juta KL, B50 Capai 3,4 Juta KL
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.27
ESDM Targetkan Bensin E20 Meluncur 2028, Cukai Bioetanol Dihapus
Berita terkait
423,71 Juta Ton Batu Bara Dikeruk Hingga Juli 2026
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.39
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.39
ESDM Sebut Energi Panas Bumi Bisa Saingi Batu Bara, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.19
ESDM Kantongi 9.000 Hektare Lahan untuk Kejar PLTS 30 GW
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 06.35