Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kata Ekonom soal Kondisi Kesejahteraan di Indonesia

Jelang HUT RI ke-81, ekonom INDEF Didik J Rachbini menyoroti bahwa meski ada kemajuan, kesejahteraan umum di Indonesia masih jauh dari adil dan setara dengan negara lain. Pada 1998, pendapatan per kapita hanya US$455, pulih bertahap di bawah pemerintahan Habibie hingga masuk G-20 pada masa Megawati dengan pendapatan US$5.000. Namun, dibandingkan dengan Korea Selatan yang sejajar pada 1960-an, kini pendapatannya 7 kali lipat. Jumlah kelas menengah juga mengalami penurunan drastis, dari 60 juta pada 2018 menjadi 52 juta pada 2023 (18,8% populasi), sementara 8,5 juta orang turun kelas.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait