Kayong Utara tambah belanja modal Rp21,6 miliar dalam APBD Perubahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, menaikkan alokasi belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 sebesar Rp21,6 miliar, dari Rp32,04 miliar menjadi Rp53,7 miliar. Penambahan ini mencakup gedung dan bangunan (Rp9,4 miliar), jalan, jaringan, dan irigasi (Rp11,3 miliar), serta peralatan dan mesin (naik dari Rp6,4 miliar menjadi Rp9,7 miliar). Belanja modal ini ditujukan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, jalan, jembatan, jaringan listrik, air bersih, dan penanggulangan bencana. Secara keseluruhan, belanja daerah direncanakan mencapai Rp703,8 miliar, naik Rp51,4 miliar dari pagu awal. Target pendapatan daerah naik menjadi Rp655,5 miliar, didorong oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp59,2 miliar menjadi Rp98,6 miliar. Namun, pendapatan transfer mengalami penurunan dari Rp574,3 miliar menjadi Rp556,9 miliar akibat rasionalisasi Dana Desa sebesar Rp23,3 miliar dari pemerintah pusat, meski menerima tambahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp6 miliar. Rancangan ini juga memanfaatkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp50,2 miliar, sebagian besar dari SiLPA 2025, dengan pengeluaran pembiayaan Rp2 miliar untuk penyertaan modal pada PT BPD Kalimantan Barat.
Bagikan
Berita terkait
OJK Ungkap Industri Manufaktur RI Lesu Lagi, PMI Turun ke 49,8
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.23
Elon Musk Menang, Paltform Twitter Dipaksa Ganti Nama
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 22.22
Sampah Kini 'Disulap' Jadi Bensin dan Solar
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.10
Indonesia Gandeng AS Kembangkan AI, Meutya: Teknologi Harus Tunduk Aturan
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 22.10