Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

KDM Dinilai Terlalu Berisik Meributkan Hal-Hal Sepele Tapi Tidak Punya Perencanaan yang Baik

Isu perubahan APBD Jawa Barat 2026 yang terjadi tujuh kali mendapat kritik dari pemerhati sosial Ali Syarief. Ia menilai gaya kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terlalu fokus pada solusi teknis cepat saja tanpa perencanaan strategis jangka panjang. Dari rapat yang dikabarkan, Dedi menyatakan tidak peduli perencanaan, cukup selesaikan masalah bila ada dana. Ali menekankan provinsi sebesar Jawa Barat membutuhkan perencanaan terstruktur untuk pendidikan, lingkungan, transportasi, dan bencana. Sementara itu, frekuensi perubahan APBD perlu dikonfirmasi resmi, meski dapat terjadi karena kebijakan atau kondisi darurat.

Berita terkait