KEK Industropolis Batang Bidik Investor Industri Berbasis Teknologi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169167/original/018830600_1742488396-KEK_Batang_4.jpg)
KEK Industropolis Batang memosisikan diri sebagai "The Shenzhen of Indonesia" untuk menarik investasi industri berbasis teknologi. Kepala Departemen Corporate Communication & CSR, Tanya Liwail Chamdy, menyatakan bahwa narasi ini menekankan transformasi kawasan industri dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas strategis. Kawasan seluas 4.300 hektare ini fokus dikembangkan untuk sektor industri dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pariwisata.
Komunikasi korporat dilakukan untuk memperkenalkan arah transformasi kepada investor dan pemangku kepentingan. Program PRIMA yang mengangkat ketangguhan ekosistem dan keberlanjutan (sustainability) pun mendapat penghargaan kategori ESG Campaign - The Best Outtakes. Strategi ini memperkuat upaya membangun citra Batang sebagai pusat industri baru yang kompetitif dan terintegrasi di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.40
KEK Industropolis Batang Perkuat Strategi Komunikasi untuk Tarik Investasi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.43
Ekonomi UEA Terdampak Perang Iran, Benarkah di Ujung Krisis?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.50
Harga Emas Antam Ambruk Rp 50.000 per Gram!
Berita terkait
Bupati Klaten Promosikan Potensi Daerah di Forum Indonesia - China
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.43
Industri Rekreasi Indonesia Makin Menjanjikan, Mulai Dilirik Investor
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 11.30
Pemkab Situbondo Buka Peluang Investasi Rp40 Miliar Untuk Kawasan Wisata Pasir Putih
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 23.51
Murino Group Tangkap Peluang Investasi Properti Premium di Bali
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.32