Waspada! Modus Palsu Apple Kuras Kripto Korban hingga Rp2,7 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penipuan baru mengatasnamakan Apple menyebabkan kerugian sekitar S$195.000 atau Rp2,7 miliar dalam aset kripto di Singapura. Sejak 7 Agustus 2026, kepolisian menerima lima laporan serupa. Modus dimulai dengan notifikasi pop-up palsu di perangkat Apple yang memperingatkan akses tidak sah atau meminta ganti kata sandi Apple ID. Korban kemudian menerima panggilan dari pelaku yang mengaku anggota dukungan teknis Apple, biasanya dengan kode negara +1 atau dari Amerika Utara. Pelaku meyakinkan korban akunnya diretas dan mengarahkan ke situs palsu seperti chat-apple.com dan case-apple.com untuk memulihkan akun. Di situs tersebut, pelaku meminta kredensial Apple ID, data akun kripto, dan one-time password (OTP). Korban baru menyadari ditipu setelah menemukan transaksi kripto tidak sah di rekening mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 12.20
Hati-Hati! Scam Iklan Mirip 'Apple', Bisa Sedot Aset Kripto
Berita terkait
Sindikat Pinjol Ilegal 25.000 Kasus Digerebek, Uang Rp 5,2 M Disita
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.55
Awalnya Dikenal sebagai Kota Hantu, Kini Forest City Berubah Jadi Pusat Scammer
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 16.34
Fitur iCloud Private Relay Apple Bocorkan Alamat IP Pengguna
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.09
Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 08.25