Kemenhub Bakal Audit Operator Usai Kecelakaan Empat Kapal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaudit empat operator kapal yang baru saja mengalami kecelakaan. Kapal yang ditargetkan audit adalah KMP Mutiara Sentosa II (PT Atosim Lampung Pelayaran), KMP Putri Yasmin (PT Jemla Ferry), KLM Nurul Salsa 01 (PT Bunga Teratai), dan KM Prince Soya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan audit bertujuan menilai kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan keselamatan pelayaran. Hasil audit akan menjadi dasar memastikan pelanggaran serta tingkat kesalahan operator. Sanksi diberikan sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari teguran hingga pembekuan rute atau penghentian operasional sementara. Jika ada unsur pidana, kasus diserahkan ke penegak hukum. Kemenhub juga memperbaiki sistem pencatatan manifes setelah menemukan ketidaksesuaian data penumpang dengan kondisi lapangan. Salah satu celah terjadi ketika penumpang ditambah setelah SPB diterbitkan, namun tidak dilaporkan ke otoritas pelabuhan. Dudy menegaskan kapal tidak boleh berangkat jika jumlah penumpang belum dikonfirmasi sebelum pemberangkatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.43
Kemenhub Audit Empat Operator Kapal Buntut Rangkaian Kecelakaan Laut
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.55
Menhub Soroti Jam Kerja ABK, Bisa Bawa Maut ke Kapal
Berita terkait
Lasarus Geram 78 Penumpang Tak Terdata di Manifes KM Putri Yasmin: Kebangetan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.51
Komisi V DPR Rapat dengan Menhub-Kabasarnas, Soroti Sejumlah Kecelakaan Kapal
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.32
2 Kapal Terbakar, DPR Minta Kemenhub Tidak Bekerja Reaktif pada saat Kecelakaan saja
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.14
Detik-detik Proses Penyelamatan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.45