Wamenkeu Juda: Aset ETF Emas Global Tembus Rp 9.949 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319960/original/028305400_1786329208-IMG_6354.jpg)
Asisten Menteri Keuangan Juda Agung melaporkan bahwa aset kelolaan ETF emas global mencapai US$559 miliar atau setara Rp9.949 triliun pada 2025, dengan kepemilikan emas sebesar 4.025 ton. Pernyataan ini disampaikan dalam peluncuran ETF emas di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 10 Agustus 2026. Juda menekankan bahwa peluncuran ini tidak hanya menambah produk investasi, tetapi juga mendukung pengembangan pasar modal nasional yang masih terbatas dibanding kebutuhan investasi yang besar.
Dalam peluncuran yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kehadiran ETF emas dapat meningkatkan likuiditas pasar emas nasional dan membuka peluang bagi industri asuransi untuk berinvestasi pada emas melalui pasar modal. Sebelumnya, industri asuransi memiliki keterbatasan untuk berinvestasi langsung pada bullion. Airlangga juga menyebutkan bahwa nilai ETF emas global mencapai sekitar US$4.047 miliar, dengan Amerika Serikat sekitar US$526 miliar, China US$45 miliar, dan India US$17,5 miliar.
Pemerintah mengembangkan kegiatan usaha bulion sejak 2023, dan Juda menekankan pentingnya penguatan integritas pasar agar investor memiliki kepastian mengenai keberadaan, penyimpanan, valuasi, dan tata kelola emas. Pasar modal diproyeksikan membutuhkan Rp8.905 triliun pada 2027, dengan 91% atau Rp7.973 triliun berasal dari pembiayaan swasta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.20
Kemenkeu Minta Pasar Modal Biayai 91 Persen Investasi RI 2027
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.15
Wamenkeu Tekankan Kepercayaan Publik Faktor Utama Pengembangan ETF Emas
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.35
Kabar Baik! Bos DJP Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.34
BEI Rilis ETF Emas, Alternatif Instrumen Baru Bagi Investor Pasar Modal Indonesia
Berita terkait
Wamenkeu Juda: ETF Emas Jadi Langkah Pendalaman Pasar Modal
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 09.33
Seluk Beluk ETF Emas, Cara Beli hingga Risikonya
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.00
OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
Kebutuhan Investasi 2027 Sentuh Rp 8.705 Triliun
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.36