Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenperin Bidik 1.644 RPH dan TPH jadi pasar baru IKM logam

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengidentifikasi 1.644 Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) di seluruh Indonesia sebagai pasar baru bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) logam. Peluang ini didorong oleh kebutuhan akan peralatan pemotongan dan pemrosesan hewan yang digunakan secara rutin, terutama menjelang momen seperti Iduladha. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa penguatan industri nasional harus dilengkapi dengan akses pasar yang berkelanjutan bagi IKM, sehingga produk lokal dapat menjadi pilihan utama di pasar domestik.

Untuk memanfaatkan peluang ini, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) menggelar kegiatan pendampingan pengembangan produk di Kota Depok. Kegiatan dimulai dengan Forum Group Discussion (FGD) pada 10 Agustus 2026 yang menghubungkan pelaku IKM logam dengan pengguna produk, termasuk RPH dan TPH. Dukungan teknis juga diberikan oleh Asosiasi Pengusaha Alat Potong dan Perkakas Tangan Indonesia (ASPERTINDO) dan Asosiasi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Indonesia.

Setelah FGD, pendampingan dilanjutkan dengan praktik produksi di workshop di Sawangan, Depok, diikuti dengan uji coba produk bersama RPH Tapos. Produk yang dikembangkan meliputi alat sembelih dan peralatan pascapenyembelihan. Kemenperin mendorong IKM untuk tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kepatuhan terhadap standar agar produk lokal dapat bersaing di pasar domestik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait