Kemenperin Soroti Industri Mainan RI, Ekspor Tumbuh tapi Produk Lokal Belum Maksimal Terserap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri mainan Indonesia mengalami pertumbuhan ekspor, mencapai USD351,8 juta pada Januari-Juni 2026, naik 19,6\% dari tahun sebelumnya. Ekspor 2025 mencatat kelanjutan tren positif dengan surplus net ekspor dalam lima tahun terakhir. Pasar utama meliputi Amerika Serikat, Inggris, China, Australia, dan Republik Ceko. Tantangan utama adalah meningkatkan serapan produk lokal di pasar domestik. Pada 2026, 65 pelaku industri memperoleh sertifikat TKDN. Produk pendidikan seperti mainan edukatif, puzzle, dan board game memiliki potensi pengembangan. Terdapat 256 unit usaha dengan 15.663 pekerja, tersebar di 10 sentra IKM di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Upaya pembangunan meliputi standarisasi SNI, sertifikasi ISO 9001, dan partisipasi dalam pameran internasional.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo: Rp 52 Triliun Sudah Kita Selamatkan dalam 2 Tahun!
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 17.10
UU Ketenagakerjaan Atur Dana Cadangan Pesangon, Hindari Pengusaha Mangkir Bayar
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 17.00
Harga BBM Bersubsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Ekonom: Bebani APBN tapi Penting Jaga Daya Beli
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 17.00
Kebangkitan UMKM Perikanan di Lamongan, Omzet Tembus Rp 15,2 Juta/Bulan dan Produk Sampai Luar Pulau
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 17.00