Kemensos Tegaskan Kenaikan Desil Tak Otomatis Bikin Bansos Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial menegaskan bahwa kenaikan status desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak otomatis menyebabkan seseorang kehilangan hak atas bantuan sosial (bansos). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa perubahan status desil hanya menjadi pertimbangan prioritas, sementara penetapan penerima bansos tetap dilakukan pada periode penyaluran tertentu. Lonjakan status desil terutama dipengaruhi oleh masuknya sekitar 12 juta data baru dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang belum seluruhnya terverifikasi dan divalidasi. Kemensos telah merilis DTSEN Volume 3.1 untuk mengoreksi perubahan data tersebut dan mengamankan akurasi melalui konsolidasi dengan pemerintah daerah. Gus Ipul menyatakan bahwa data akan semakin akurat dalam waktu 1-2 minggu ke depan.
Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijapan Strategis Andy Kurniawan menjelaskan bahwa desil bukanlah syarat utama untuk menerima bansos, melainkan hanya salah satu faktor dalam menentukan prioritas. Dalam situasi di mana ada 10 orang yang berhak tetapi hanya ada kuota untuk 5 orang, desil digunakan untuk memilih penerima yang paling membutuhkan. Selain itu, setiap program bansos memiliki kriteria khususnya sendiri, sehingga bahkan seseorang pada desil 1 hingga 4 tidak akan mendapatkan bantuan jika tidak memenuhi kriteria tambahan seperti tidak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
DTSEN diperbarui setiap tiga bulan, sehingga terdapat empat versi data dalam setahun. Masyarakat yang merasa datanya belum akurat dapat mengajukan pemutakhiran melalui berbagai saluran, termasuk pemerintah desa atau kelurahan, aplikasi Cek Bansos, layanan call center 021-171, WhatsApp 08877-171-171, serta kanal daring dtsen-form.bps.go.id dan perlinsos.kemensos.go.id.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.53
Kemensos: Desil Bukan Penentu Kaya atau Miskin
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.46
Gus Ipul Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN: Ada Data Baru Masuk dari BKKBN
Detik.com · 4 September 2026 pukul 20.04
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judi Online
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.20
1,4 Juta Penerima Bansos Main Judol, Pemerintah Minta Klarifikasi
Berita terkait
Gus Ipul Ajak Masyarakat Aktif Koreksi Data Penerima Bansos
Detik.com · 2 September 2026 pukul 18.42
Sinkronisasi data BKKBN dan BPS pemicu perubahan status desil bansos
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.00
Polling kumparan: 74,37% Pembaca Sebut Desilnya Tak Sesuai Kenyataan
kumparan · 2 September 2026 pukul 16.17
Penerima Bansos hingga Beasiswa Terdampak Desil, BPS Buka Suara
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.30