Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penerima Bansos hingga Beasiswa Terdampak Desil, BPS Buka Suara

Badan Pusat Statistik (BPS) membuka suara terkait keluhan masyarakat yang dicoret sebagai penerima bansos dan beasiswa akibat perubahan penentuan desil. Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait untuk mengecek ulang data penerima bansos dan program bantuannya. BPS juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan untuk membenahi data penerima beasiswa yang terdampak perubahan desil.

Untuk mengatasi masalah ini, BPS difasilitasi Kementerian Sosial (Kemensos) untuk melakukan pengecekan dan mengajukan perubahan desil secara mandiri melalui situs resmi Kemensos. Proses perubahan desil akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan. Masyarakat juga dapat mengajukan perubahan desil melalui kelurahan setempat untuk mendapatkan pendampingan langsung dari petugas.

BPS akan menerbitkan desil yang baru setiap tiga bulan. Contoh kasus nyata melibatkan Suwarno (70), seorang warga lanjut usia penyandang disabilitas di Jetis, Kota Jogja, yang dicoret dari Program Keluarga Harapan (PKH) meskipun pendapatannya hanya Rp 900 ribu per bulan. Ia kini terdaftar sebagai warga kelompok desil 10, padahal sebelumnya rutin menerima bantuan PKH sebesar Rp 200 ribu per bulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait