Kementerian UMKM Fasilitasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana bagi Pelaku Usaha di Aceh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengadakan workshop pemulihan ekonomi pascabencana di Provinsi Aceh, yang diikuti oleh ratusan pelaku UMKM terdampak bencana di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui materi penguatan akses pembiayaan, perluasan pasar, dan strategi produksi agar usaha dapat pulih secara mandiri dan berkelanjutan.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi di tiga provinsi terdampak bencana, dengan target menyentuh 5.250 wirausaha di 50 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Para peserta dilatih mulai dari legalitas usaha hingga strategi pemasaran, termasuk cara mengurus sertifikasi PIRT dan sertifikat halal.
Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk periode 2026-2027, yang ditujukan untuk memberikan bantuan sebesar Rp3 juta per penerima melalui Bantuan Presiden (Banpres) Rehabilitasi Usaha Mikro. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk terdaftar dalam aplikasi SAPA UMKM guna memudahkan pemantauan dan evaluasi progres usaha.
Bagikan
Berita terkait
Kementerian UMKM tambah Rp622 miliar untuk pemulihan ekonomi Sumatera
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 15.59
Maman Pastikan Banpres Rp 1,2 T bagi UMKM Terdampak Bencana Tepat Sasaran
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.07
Pemprov: Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,6 T, 92 Persen Dikelola Pusat
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.28
Airlangga Ungkap Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Baru 13,14%
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 16.45