Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

BGN Ubah Skema Insentif MBG, Rp6 Juta Tak Lagi Rata untuk Semua Dapur

Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengubah skema insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya, setiap dapur mendapatkan insentif tetap sebesar Rp6 juta per hari. Namun, karena kapasitas produksi setiap dapur berbeda—ada yang mampu memproduksi 3.000 porsi, sementara yang lain hanya 2.000 hingga 2.500 porsi per hari—BGN menilai pembagian yang rata tidak adil. Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa insentif baru akan disesuaikan dengan kapasitas produksi masing-masing dapur agar lebih proporsional dengan beban kerja dan kemampuan operasionalnya.

Perubahan skema ini sedang dalam proses penyusunan aturan baru dan mas masih menunggu harmonisasi dengan Kementerian Keuangan sebelum diterbitkan secara resmi. Sudaryono menekankan bahwa setelah aturan baru berlaku, tidak semua dapur akan menerima jumlah yang sama. Insentif akan ditentukan berdasarkan seberapa besar kapasitas produksi dan kepatuhan masing-masing SPPG terhadap ketentuan program.

Sebagai bagian dari pengawasan, BGN juga menerapkan mekanisme penghentian insentif bagi dapur yang berstatus suspend. Dapur yang tidak diperbolehkan beroperasi karena belum memenuhi syarat tidak akan mendapatkan pembayaran selama masa penghentian tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang dikeluarkan sesuai dengan layanan yang benar-beny-benar diselenggarakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait