Kepala Pengawas Bursa Mineral Mau RI Tentukan Harga Nikel, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK, Sarjito, mendorong Indonesia menjadi penentu harga nikel dunia. Saat ini, Indonesia hanya menjadi pengikut harga (price taker) meskipun merupakan produsen nikel terbesar, sehingga BMKS diperlukan agar Indonesia bisa menjadi price influencer hingga price maker.
Selain penentuan harga, BMKS bertujuan meningkatkan pengawasan transaksi untuk mencegah transfer pricing dan under-invoicing melalui pemantauan data harga serta volume. Implementasi akan dilakukan bertahap menunggu Peraturan Presiden (Perpres) mengenai komoditas strategis yang akan diperdagangkan.
OJK menargetkan pengundangan POJK awal pada 17 September 2026, dengan target operasional BMKS dimulai pada 1 Januari 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.54
OJK Godok Mekanisme Harga untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
JawaPos · 9 September 2026 pukul 17.30
OJK Targetkan Bursa Komoditas BMKS Beroperasi Januari 2027
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.05
Ketua OJK Pede Sarjito Duduki Kursi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS
kumparan · 9 September 2026 pukul 16.30
Usai Dilantik, Sarjito Bicara Arahan Prabowo soal Kekayaan Alam Dikuasai Negara
Berita terkait
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
OJK Lapor DPR Soal Aturan Bursa Mineral Pekan Depan
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.30
Tinggal Jalan, Bos OJK Sudah Siapkan Pejabat Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.12
Siap Jalan 2027, OJK Pastikan Posisi Kunci Bursa Mineral Sudah Terisi
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.59