Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kepastian Regulasi jadi Kunci Genjot Investasi Swasta di Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peningkatan peran swasta dalam pembangunan jalan tol untuk mengurangi ketergantungan terhadap APBN. Dalam FGD di Jakarta pada Kamis (13/8/2026), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya kolaborasi ekosistem jalan tol yang berkelanjutan antar pemangku kepentingan. Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Chatib Basri menyatakan keterlibatan swasta krusial karena kebutuhan pembangunan besar dan ruang fiskal terbatas. Chatib menyoroti urgensi deregulasi, kemudahan perizinan, serta kepastian pemenuhan kontrak guna menarik minat investor secara optimal.

Pakar LPEM FEB UI Muhammad Halley Yudhistira menambahkan percepatan pembangunan tol membutuhkan swasta lantaran kebutuhan modal melampaui kapasitas pembiayaan publik. Data saat ini menunjukkan panjang jalan tol operasional telah melebihi 3.115 kilometer dengan akumulasi investasi mencapai Rp668 triliun. Nilai tersebut diproyeksikan mendekati Rp1.000 triliun sehingga butuh peningkatan kualitas layanan dan keselamatan. Ketua Umum ATI Rivan A. Purwantono menyatakan industri tol mendukung mobilitas dan ekonomi nasional. ATI bakal bentuk working group pasca-FGD untuk perkuat ekosistem investasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait