El Nino Bisa Rugikan Ekonomi Global Triliunan Dolar, Pangan Jadi Titik Rawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

El Nino yang kuat berpotensi menekan ekonomi global dengan kerugian mencapai triliunan dolar AS. Fenomena ini memengaruhi sektor pangan, energi, dan logistik. WMO memperkirakan El Nino akan berlangsung kuat pada Agustus-Oktober dengan anomali suhu laut 2,9 derajat Celsius, puncak November. NOAA memberi peluang lebih dari 90% El Nino mencapai tingkat sangat kuat pada Oktober-Desember. Sektor pangan paling rentan terdampak, dengan perubahan pola hujan yang mengganggu produksi beras, jagung, kedelai, dan komoditas lain. Bank Sentral Eropa memperkirakan inflasi komoditas riil 3% dalam 12 bulan. Harga pangan global diproyeksikan naik 9% pada kedelai, jagung, dan beras. Kerugian El Nino 2023 diperkirakan 3 triliun dolar AS hingga 2029. IMF menyebut negara seperti Australia, Chile, India, Indonesia, Jepang, Selandia Baru, dan Afrika Selatan akan mengalami pertumbuhan lebih lemah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.43
BI siapkan langkah mitigasi risiko inflasi akibat El Nino
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.08
Bank Indonesia Waspadai Inflasi Pangan
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 06.30
Top 3: Harga Minyak Goreng Curah Turun Lagi
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.00
Harga Pangan 20 Agustus 2026: Semua Turun Kecuali Cabai Rawit Merah
Berita terkait
BPS Catat Harga Beras Naik Imbas El Nino di September
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.07
CORE perkirakan Inflasi September 0,1-0,2 persen
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.47
Ketegangan Geopolitik Bayangi Ekonomi Global, Menkeu Purbaya Beberkan Kondisi RI
JawaPos · 1 September 2026 pukul 21.45
El Nino Tak Cuma Picu Inflasi, Ekspor Komoditas Bisa Terganggu
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.40