Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketergantungan Produk Impor, Primaya Ungkap Harga Obat Hingga Alkes Melonjak Imbas Pelemahan Rupiah

Primaya Hospital mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan tekanan pada biaya pengadaan, khususnya untuk barang-barang impor seperti alat kesehatan berteknologi tinggi dan obat-obatan. CEO Primaya Hospital, Leona A. Karnali, menjelaskan bahwa ketergantungan pada produk impor membuat kurs mata uang menjadi faktor kritis yang memengaruhi harga pengadaan. "Karena masih ada barang-barang high-tech yang kita impor, termasuk sejumlah obat, kenaikan harga tak terhindarkan akibat fluktuasi kurs," ujarnya dalam konferensi pers Primaya Fair 2026 di AEON Mall BSD City pada 23 September 2026. Untuk mengatasi kenaikan biaya ini, Primaya Hospital memanfaatkan kerja sama yang lebih erat dengan pemasok asal untuk membatasi lonjakan harga pengadaan. Nilai tukar rupiah pada hari yang sama mencatatkan level Rp17.884 per dolar AS. Strategi ini dilakukan guna menjaga stabilitas biaya operasional meski menghadapi tekanan inflasi dari sektor impor.

Berita terkait