Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Dibuka Melemah ke 17.645 per Dolar AS, Tapi Ada Harapan Menguat

Rupiah dibuka melemah tipis menjadi 17.645 per dolar AS pada Selasa (8/9/2026), turun 0,03 persen dari penutupan sebelumnya (17.640). Meski melemah, ada harapan menguat karena membaiknya mata uang kawasan Asia, terutama yen Jepang, serta penurunan indeks dolar AS. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memproyeksikan rupiah bisa menguat tipis pada perdagangan hari itu. Yen Jepang menguat hingga 155 per dolar AS berdasarkan spekulasi Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga pada pertengahan September 2026. Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, mendukung penurunan indeks dolar AS. Namun, kekhawatiran defisit neraca perdagangan di dalam negeri masih terangkan oleh kenaikan harga minyak Brent (USD 98/buah) dan WTI (USD 93/buah) serta impor naik 27 persen secara tahunan, yang meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk pembayaran impor.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait