Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Keuangan Syariah Punya Aset Rp3.250 Triliun, Tapi Masih Sepi Pengguna

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset keuangan syariah mencapai Rp3.250,22 triliun hingga Juni 2026. Namun, tingkat inklusi keuangan syariah masih rendah, yaitu 13,24%, sementara literasi masyarakat hanya mencapai 43,07%. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyampaikan bahwa terdapat kesenjangan yang cukup besar antara pemahaman masyarakat dan penggunaan layanan keuangan syariah.

Menurut Dicky, rendahnya angka inklusi menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih besar bagi industri keuangan syariah. Perkembangan teknologi digital, seperti aplikasi mobile banking, telah mempermudah akses ke layanan syariah, sehingga jumlah kantor cabang fisik tidak lagi menjadi hambatan utama. Ia menekankan bahwa keuangan syariah kini semakin setara dengan layanan keuangan konvensional dalam hal aksesibilitas.

Di sisi lain, industri perbankan syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 11,3% hingga Juni 2026, meskipun angka inklusi masih terbatas. OJK menilai penguatan akses melalui kanal digital menjadi salah satu strategi pengembangan utama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam keuangan syariah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait