Inklusi Keuangan Syariah Masih Rendah, Ternyata Ini Biang Keroknya!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat inklusi keuangan syariah di Indonesia masih rendah, yakni hanya mencapai 13,24%, jauh di bawah layanan keuangan konvensional. Sementara itu, literasi keuangan syariah berada di level 43,07%. Meskipun demikian, aset keuangan syariah nasional sudah mencapai Rp3.250,22 triliun per Juni 2026. Dicky Kartikoyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, menyatakan bahwa salah satu penyebab rendahnya inklusi ini adalah jumlah aplikasi layanan keuangan syariah yang masih terbatas dibandingkan dengan layanan konvensional. Oleh karena itu, OJK mendorong perluasan layanan digital sebagai kunci untuk mengatasi ketertinggalan tersebut. Digitalisasi diharapkan dapat memangkas hambatan akses akibat terbatasnya jaringan kantor cabang fisik, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan keuangan syariah tanpa bergantung pada keberadaan cabang bank.
Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK, menyampaikan bahwa arah kebijakan yang telah dilakukan OJK bersama pemangku kepentingan mulai memberikan hasil positif bagi industri keuangan syariah nasional. Dalam laporan tahunan, industri keuangan syariah tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga meningkat dari sisi kualitas dan daya saing. Pencapaian ini perlu dijaga agar sektor jasa keuangan tetap stabil di tengah ketidakpastian perekonomian global.
Dengan fokus pada digitalisasi dan pengembangan aplikasi layanan syariah, OJK berupaya meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi masyarakat dalam penggunaan layanan keuangan berbasis syariah, sekaligus memastikan keberlanjutan pertumbuhan sektor keuangan syariah yang inklusif dan kompetitif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.30
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 T per Juni 2026, Tapi Inklusi Baru 13%
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.34
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 Triliun, yang Akses Cuma 13%
Berita terkait
Keuangan Syariah Punya Aset Rp3.250 Triliun, Tapi Masih Sepi Pengguna
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.07
OJK: Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh 11,09% hingga Juni 2026
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.32
OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya Menabung Pelajar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 21.09
OJK Perkuat Sektor Jasa Keuangan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.39