Kini Gugat 'Ijazah' Gibran, Mercy: Dulu Saya Diundang Makan Siang Pak Jokowi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Praktisi pendidikan Tiurma Mercy Sihombing membantah tudingan bahwa gugatannya terhadap surat kesetaraan pendidikan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di PTUN dilatarbelakangi kebencian terhadap keluarga Presiden Joko Widodo. Dalam wawancara dengan Bambang Harymurti di Retorika Show, Mercy menjelaskan gugatannya berkaitan dengan persoalan administrasi pendidikan, bukan konflik pribadi. Ia menceritakan pengalaman positif dengan Jokowi, termasuk undangan makan siang setelah lomba menulis di Kompasiana dan kehadirannya di pesta pernikahan Kaesang Pangarep. Menurutnya, gugatan ditujukan pada proses administrasi pendidikan yang perlu diuji, bukan Gibran secara pribadi. Mercy menyatakan kesediaannya bertemu Gibran bersama Bambang Harymurti untuk membahas isu pendidikan secara konstruktif. Sebagai guru dan pengelola lembaga pendidikan, ia merasa bertanggung jawab menekankan pentingnya etika, moral, dan integritas di dunia pendidikan. Gugatan ini sedang diproses di Pengadilan Tata Usaha Negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 23.09
MK Diminta Diskualifikasi Gibran karena Diduga Tak Lulus SMA
Berita terkait
Habib Rizieq Desak Kasus Ijazah Palsu Jokowi Diseret ke Pengadilan: Hukum Tak Kenal Masa Jabatan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.20
Roy Suryo Disebut Bermodalkan Hoax, Rismon Sianipar Yakin Kemendikdasmen Mampu Patahkan Gugatan Ijazah Gibran di MK
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.07
Jokowi Sebar Anggota Keluarganya di Politik Indonesia: Gibran Tetap Anak Emasnya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.30
Gugatan Ijazah Gibran Seret Rp76 Triliun, Rakyat Disebut Rugi Bandar!
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 10.00