Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Koalisi Transisi Bersih Soroti Risiko Ekspansi Lahan di Balik Target Bioetanol E20

Koalisi Transisi Bersih menyoroti risiko ekspansi lahan untuk bioetanol E20 di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Papua yang masih rentan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah targetkan E20-E50 dengan membutuhkan 1-2 juta hektare lahan untuk tebu, singkong, dan jagung, menggantikan impor bensin. Namun, pengembangan ini berpotensi mengulang pola deforestasi seperti kelapa sawit (17,3 juta hektare) dan HTE (41.707 hektare 2022-2024). Greenpeace menyebut Papua Selatan menjadi fokus dengan alokasi 2,7 juta hektare untuk KSPEAN, termasuk 637.420 hektare perkebunan tebu. Koalisi meminta kajian menyeluruh sebelum pembukaan lahan baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait