Komdigi Desak Roblox Perketat Verifikasi Usia Pengguna Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta Roblox menerapkan PP TUNAS No. 17/2025 tentang pelindungan anak di ruang digital. Menteri Komdigi Meutya Hafid mengajukan roblox untuk memperkuat verifikasi usia, memperketat keamanan pengguna di bawah 16 tahun, serta menerapkan safety-by-design sejak awal perancangan produk. Roblox telah menerapkan facial age estimation, pembatasan komunikasi anak, dan luncurkan Roblox Kids, namun pemerintah mendorong penguatan verifikasi usia dan deteksi dini perilaku berisiko. Pemerintah juga meminta kehadiran langsung perwakilan senior di Indonesia dan pelaporan rutin transparan terhadap implementasi PP TUNAS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 17.07
Menkomdigi tegaskan aturan pelindungan anak kepada CEO Roblox
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Menteri Meutya Ketemu CEO Roblox di Amerika, Minta Buka Kantor di RI
Detik.com · 23 September 2026 pukul 07.45
Menkomdigi Temui CEO Roblox di Silicon Valley, Minta Patuhi PP Tunas
JawaPos · 22 September 2026 pukul 19.00
Menkomdigi Meutya Hafid Bertemu Bos Roblox, Minta Perlindungan Anak Diperketat
Berita terkait
Langgar PP Tunas, 8 Platform Resiko Tinggi Ini Bisa Kena Sanksi Denda hingga Rp10 Miliar
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.45
Denda 6 Persen untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas, Ini Aturan Komdigi
JawaPos · 14 September 2026 pukul 17.15
Bertemu Bos Roblox, Meutya Minta Platform Patuh PP Tunas
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.25
Komdigi Rilis 22 Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Ada YouTube hingga X
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.29