Konflik Jalur Maritim Memanas, ESDM Patok ICP Agustus Naik Jadi USD 89,43 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) rata-rata Agustus 2026 sebesar USD 89,43 per barel, naik USD 7,75 dibanding Juli (USD 81,68). Kenaikan ini mencerminkan lonjakan harga minyak mentah global akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran gangguan pasokan di jalur maritim kritis seperti Selat Hormuz dan Laut Merah. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 352.K/MG.03/MEM.M/2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menjelaskan bahwa serangan terhadap kapal tanker dan fasilitas kilang, serta pengetatan sanksi internasional, memperketat pasokan dan mendorong kenaikan harga. Pemerintah juga memproyeksikan ICP September 2026 akan tetap tinggi di kisaran USD 83-87 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 10.00
Harga Minyak Dunia Melonjak, ICP Agustus Tembus USD89,43 per Barel
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.57
Harga Minyak RI Tembus US$ 89/Barel, Naik US$ 7,75 dalam Sebulan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 07.30
Harga Minyak Dunia Menguat, ICP Agustus Tembus US$89,43 per Barel
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.00
Perang Menggila-Minyak Bisa Kiamat: Usai Hormuz, Laut Ini dalam Bahaya
Berita terkait
Harga Minyak Indonesia Turun ke US$ 81,68 per Barel, Pasokan Dunia Membaik
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.21
Perhatian! Harga Minyak Mentah RI (ICP) Turun Jadi US$81,68 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.45
Tiga Dampak Permanen Perang AS-Iran terhadap Ekonomi Global
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.53
Harga Minyak Melonjak Imbas Risiko Gangguan Selat Hormuz Kembali Menghantui
kumparan · 1 September 2026 pukul 09.04