Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Konflik Timur Tengah dan Suku Bunga AS Bayangi Pasar Keuangan RI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperingatkan risiko konflik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga tinggi The Fed terhadap pasar keuangan Indonesia. Konflik geopolitik memicu ketidakpastian global yang berdampak pada harga komoditas dan perdagangan, sementara suku bunga AS yang bertahan lama berpotensi mengganggu arus modal global, nilai tukar rupiah, serta meningkatkan biaya pembiayaan utang pemerintah.

Meski tertekan, Indonesia dinilai memiliki daya tahan berkat pertumbuhan ekonomi semester I 2026 yang solid dan inflasi terkendali. Per 14 September 2026, tercatat akumulasi arus masuk modal sebesar Rp140,7 triliun melalui SBN dan SRDI. Pemerintah kini fokus menjaga kredibilitas fiskal dan koordinasi moneter untuk menghadapi tekanan eksternal tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait