Menkeu Ungkap Kabar Baru: Konflik Timteng Tambah Seru, Bunga Fed Naik!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperingatkan peningkatan ketidakpastian global akibat memanasnya konflik Timur Tengah dan kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve AS menjadi 5,25-5,5%. Serangan AS terhadap Iran telah memicu kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan volatilitas pasar keuangan, sehingga memicu sikap 'wait and see' di pasar global.
Kondisi ini diproyeksikan menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia serta menekan negara-negara mitra dagang utama Indonesia. Namun, ekonomi domestik Indonesia dinilai tetap mampu tumbuh tinggi dengan tingkat inflasi yang terjaga rendah, menunjukkan fundamental ekonomi nasional yang masih sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.05
Hong Kong Ikuti The Fed, Suku Bunga Naik Jadi 4,25 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.05
Kurs Rupiah Dibuka Melemah AS Usai The Fed AS Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin ebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 12.05
Bitcoin Rebound ke US$76.331 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Berita terkait
Trump Masih Percaya Ketua The Fed, tapi Minta Suku Bunga Turun ke 1%
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 12.00
Video: Waspada Efek Era "Higher for Longer" ke Pasar Keuangan RI!
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.11
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka naik 0,27%
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.01
IHSG Kembali Merah, Kini Tertekan di Level 6.436,85
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.34