KUR di Bawah Rp 100 Juta Dilarang Pakai Jaminan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian UMKM menegaskan bahwa pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp 100 juta tidak mensyaratkan agunan tambahan dalam bentuk apa pun, sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026. Masyarakat tidak perlu menggunakan perantara atau membayar biaya apapun untuk mengakses KUR. Deputi Bidang Kewirausahaan Riza Damanik mengimbau masyarakat melaporkan dugaan penyimpangan, seperti permintaan agunan tambahan atau pungutan biaya, melalui SPAN-LAPOR! atau email kur@ekon.site.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 22 Juli 2026, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 169 triliun kepada 2,65 juta debitur, dari target Rp 290 triliun pada 2026. Sekitar 1,1 juta debitur merupakan pelaku usaha pertama kali mengakses pembiayaan formal, dan 511 ribu pengusaha UMKM telah naik kelas. Alokasi sekitar 65% KUR mengalir ke sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan. Debitur KUR hanya dikenakan bunga 6%, jauh lebih rendah dibanding bunga kredit komersial yang berkisar 10-14%. Tingkat kredit bermasalah tetap terjaga di kisaran 2%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.27
Bangun UMKM Naik Kelas, BSI Gandeng Danantara Perluas Pendampingan hingga Digitalisasi
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.32
Gelontoran KUR 2026 Tembus Rp 169 Triliun, Jangkau 2,65 Juta UMKM
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 08.47
Pemerintah Tegaskan KUR di Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 19.15
Bebas Agunan dan Biaya Calo, Ini Ketentuan Resmi KUR Rp 100 Juta
Berita terkait
UMKM Finance Summit: Airlangga Naikkan Target Pembiayaan Jadi Rp 2.000 Triliun
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.45
BI Targetkan Pembiayaan UMKM di Urban Digifest 2026 Rp3 Miliar
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 09.40
89,2 Persen Pembiayaan Fintech Mengalir ke Sektor Produktif
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.08
Perluas Basis UMKM, Bank Mandiri Gaet 116 Ribu Debitur Baru KUR
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.16