Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 19% year-on-year pada semester pertama tahun 2026. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun dari Rp5,84 triliun menjadi Rp4,72 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh rugi selisih kurs yang belum terealisasi akibat pelemahan nilai tukar Rupiah, menurut CEO Anthoni Salim.
Meskipun laba menurun, penjualan neto konsolidasi Indofood meningkat 9% menjadi Rp65,53 triliun dari Rp59,84 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Salim menyatakan bahwa perusahaan tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat di tengah ketidakpastian global.
Dari segi permodalan, total aset Indofood tercatat Rp231,24 triliun, dengan ekuitas Rp124,7 triliun dan liabilitas Rp106,5 triliun. Laporan keuangan ini dirilis pada 3 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.55
Laba Indofood Anjlok 19% Semester I, Anthoni Salim Beber Penyebabnya
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 10.58
BNI Cetak Laba Bersih Rp 10,8 Triliun
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.48
Pendapatan Chandra Asri Naik 83%, tapi Laba Malah Anjlok 77% Jadi Rp 6,6 T
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.44
Tekanan Belum Usai, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.027 Sore Ini
Berita terkait
Rupiah Hampir Rp18 Ribu, Pertemuan Menkeu Suahasil dan Gubernur BI Sepakati 5 Pilar Fiskal-Moneter
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.40
Sukses Cetak Laba Kedua Kali, GOTO Sebut Harga Saham Rp50 Undervalued
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.48
Menkeu Suahasil Kenang Ketika Inflasi RI Tembus 650 Persen
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.45
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12