Laba KAI Turun 73 Persen Jadi Rp314 M per Juni 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penurunan laba bersih sebesar 73 persen pada semester I 2026 menjadi Rp314,03 miliar, dari Rp1,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meskipun pendapatan KAI Group naik 6,61 persen menjadi Rp17,96 triliun, didukung pertumbuhan bisnis inti seperti laba bruto yang meningkat 18,81 persen dan laba usaha yang naik 25,79 persen.
Penyebab utama penurunan laba bersih adalah kenaikan rugi bersih dari perusahaan asosiasi dan usaha patungan, yang melonjak dari Rp948,20 miliar menjadi Rp3 triliun. KAI menegaskan bahwa kondisi ini tidak terkait dengan melemahnya operasi utama, melainkan faktor pencatatan keuangan dari afiliasi.
Secara operasional, KAI tetap tumbuh dengan melayani 258,99 juta penumpang, naik 7,55 persen, dan mengangkut 32,5 juta ton barang. Perusahaan berencana melanjutkan transformasi bisnis untuk meningkatkan produktivitas dan layanan di masa mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 19.17
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.00
KSSK: Sektor Keuangan Tetap Solid di Tengah Panasnya Geopolitik Global
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 14.25
Jumlah Wisman ke RI Tembus 1,39 Juta Kunjungan, Malaysia Terbanyak!
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.30
Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Ecommerce Pungut Pajak Pedagang Online Ditunda 2 Bulan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.55
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Kerja Seenaknya hingga Poles Laporan Keuangan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.05
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57