Lahan Sydney Makin Langka, Kawasan Roselands Jadi Incaran Investor Properti RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415914/original/088228500_1763434864-IMG_0827.jpeg)
Keterbatasan lahan di Sydney menyebabkan pengembangan properti rumah tapak baru mengalih ke kawasan suburban, terutama barat dan selatan. Regulasi Australia membatasi pembelian properti oleh pembeli asing hanya pada properti baru atau off-the-plan, sehingga lahan baru menjadi faktor kunci bagi investor internasional. Roselands di barat daya Sydney menjadi incaran investor karena menawarkan hunian tapak dengan akses 20-30 menit dari CBD, lingkungan residensial matang, dan struktur penduduk yang stabil (53% pasangan dengan anak, 70% pemilik rumah). Pasokan properti terbatas dan permintaan dari sektor keluarga membuat Roselands memiliki potensi pertumbuhan nilai aset jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Lahan Hunian Tapak Sydney Kian Langka
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.50
WEGE Hadirkan Solusi Investasi Cepat dan Efisien di Danantara Housing Expo 2026
kumparan · 2 September 2026 pukul 17.50
OJK minta bank blokir 38.375 rekening terindikasi judi online
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 22.40
Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu 2027 Rp 49,8 Triliun
kumparan · 7 September 2026 pukul 22.37