Lanjutkan Pelemahan, Rupiah Berpotensi Terperosok ke Rp 18.000 Hari ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah diprediksi terus melemah pada perdagangan Jumat (25/9) dengan rentang Rp 17.910 hingga Rp 18.000 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah 98 poin menjadi Rp 17.916 pada Kamis (24/9). Pelemahan ini dipicu oleh sentimen eksternal, terutama sikap hawkish The Fed yang meningkatkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober menjadi 69,7 persen guna mengendalikan inflasi.
Di dalam negeri, stabilitas suku bunga acuan Bank Indonesia selama tiga bulan terakhir dinilai hanya jeda sementara. Tekanan terhadap rupiah diperparah oleh risiko imbal hasil global yang meningkat, fluktuasi harga minyak, serta ketegangan geopolitik. Selain itu, perlambatan pertumbuhan ekonomi, rendahnya belanja rumah tangga, dan arus keluar modal asing membuat posisi rupiah semakin rentan terhadap penguatan dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 10.37
Pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 18.43
Rupiah Ambrol 98 Poin, USD Bertengger di Level Rp 17.916
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 11.00
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Lonjakan Harga Minyak Jadi Penekan
Berita terkait
Terus Melemah, Rupiah Berpotensi Terperosok ke Rp 18.000 Hari ini
JawaPos · 25 September 2026 pukul 09.00
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.764 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.25
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS Rabu Pagi
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.31
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.870 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.25